Showing posts with label Kisatasik. Show all posts
Showing posts with label Kisatasik. Show all posts

Tuesday, February 9, 2016

Pemakaman di Tasikmalaya Longsor, Jenazah dan Kerangka Berserakan

Kisatasik, Kabupaten Tasikmalaya - Hujan deras menyebabkan bencana tanah longsor di Karangmukti, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya, Jawa Barat. Tak hanya lahan pertanian, pemakaman juga ikut longsor. Jenazah dan kerangka berserakan di sawah.

Longsor terjadi pada tanah berbukit setinggi 50 meter. Hanya sebagian makam di TPU Cibihuk yang terkena longsoran. Namun dikhawatirkan, longsor susulan akan mengakibatkan makam-makam lainnya juga terbawa longsor.

Beberapa jenazah menempel di tebing. Sebagian di antaranya jatuh ke sawah dan kolam ikan yang berada di bawahnya.

Wakapolsek Salawu Ipda Atang Rustandi mengatakan, 3 mayat dievakuasi oleh keluarga. "Ada beberapa yang terbawa material," katanya.

Sementara juru kunci makam, Usman, menyebutkan, longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Kolam, sawah, dan 'penghuni' makan jadi korban. "Yang dievakuasi 3, yang tertimbun 7 jenazah atau kerangka. Jadi total 10," jelasnya.

Kisatasik | Pemakaman di Tasikmalaya Longsor, Jenazah dan Kerangka Berserakan | Foto Kisatasik

Kisatasik | Pemakaman di Tasikmalaya Longsor, Jenazah dan Kerangka Berserakan | Foto Kisatasik

Beruntung, longsor tidak menimbulkan korban jiwa. Polisi dibantu warga terus berusaha mengevakuasi jasad atau kerangka yang terbawa material longsoran.

Saturday, November 14, 2015

Kisatasik | Penjual Miras di Tasikmalaya Berani Tantang Aparat dan Ormas Islam

Kisatasik | Penjual Miras Tasikmalaya Berani Tantang Aparat dan Ormas Islam
Kisatasik - Sejak Ahad pagi (08/11) lalu, aktivis Islam Kota Santri, Ustaz Qushoy terpaksa berada dalam tahanan Polresta Tasikmalaya. Ia dijadikan tersangka pembakaran kios miras usai melakukan razia di Jalan BKR, Tawang, Kota Tasikmalaya, bersama sejumlah Ormas pada Ahad dini hari itu. 

Kepada wartawan Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Ustaz Qushoy menceritakan awal mula terjadinya razia itu. Menurutnya setelah dilakukan pengaduan kepada aparat namun tak digubris, sejumlah ormas yang merasa resah melakukan monitoring secara rutin aktivitas kios jamu yang menjual miras tersebut.
Dalam pemantauan para aktivis Islam di Tasikmalaya, Charles Chaniago alias Ibar, sang pedagang miras mengaku tak takut dengan keberadaan polisi atau ormas Islam.
“Saya tidak takut dengan aparat, dengan ormas. Saya terus pasok miras di Tasikmalaya,” ujar Ibar seperti ditirukan oleh Ustaz Qushoy.
Meski demikian, ormas Islam belum bergerak karena masih menghormati keberadaan aparat. Namun, setelah lama tidak ada reaksi dari kepolisian, umat Islam dengan segenap elemennya di Tasikmalaya akhirnya gerah juga.
Apalagi, menurut keterangan warga sekitar, ada dugaan aparat setempat malah menerima uang dari hasil penjualan miras.
Akhirnya, lanjut Ustaz Qusoy, pada Ahad dini sejumlah laskar Kota Santri bergerak ke Jalan BKR untuk merazia kios miras itu. Namun, tak disangka, Ustaz Qushoy malah diteriaki maling oleh pemilik kios dan ia pun dikeroyok massa.
“Jam 3 sampai jam 4 kurang 10 menit mereka memukul, menendang bahkan memakai alat (untuk menyiksa, red). Itulah ganasnya ahli maksiat,” kata dia.
Sekitar satu jam setengah, ia dikeroyok preman dan warga. Namun Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah ia selamat. Sedangka temannya, Misbah, saat diteriaki maling berhasil melarikan Tapi keesokan harinya, Misbah ditangkap oleh polisi di rumahnya di Taman sari, Gobras, Kota Tasik.
Ustaz Qushoy kemudian dibawa oleh polisi ke Polsek Tawang. Naasnya, aparat pun masih mengira bahwa dirinya benar-benar maling seperti yang dituduhkan. Tak ayal, di dalam mobil ia pun digebuki dan disikut.
“Mereka (polisi) tidak tahu bawa saya Ustaz Qushoy. Habis di Polsek Tawang, saya mengambil air wudu baru mereka sadar dan meminta maaf,” jelas aktivis Islam ini.
Ahad pagi, sekitar pukul 07.00, ia pindahkan ke Polresta Tasikmalaya dengan bahasa akan ‘diamankan’. “Tapi malah diminta keterangan lalu dijadikan tersangka, innalillahi. Di sinilah penzaliman dan pengkhianatan terjadi,” tukasnya.
Dari balik jeruji, Ustaz Qushoy berpesan semoga insiden kriminalisasi atas dirinya menjadi bahan dakwah dalam menegakkan amar maruf nahi munkar. Sebab, menurutnya, Tasikmalaya dikenal luas sebagai Kota Santri dan Kota Kyai. Karena itu umat Islamnya jangan hanya berani berbicara tanpa ada realisasi perbuatan.
“Karena jika itu yang terjadi, khawatir besok para kyai dan santri akan diinjak-injak oleh hukum setan, hukum thaghut, hukum yang dibuat-buat oleh manusia. Wassalam,” pungkas dia.

Rep: Ltf/Fjr/KT

Thursday, October 29, 2015

Kisatasik : Miniatur Menara Eifel di Tasik Festival Jadi Tempat Selfie

Kiastasik : Miniatur Menara Eifel di Tasik Festival Jadi Tempat Selfie
Kisatasik, Kota Tasikmalaya - Miniatur Menara Eifel yang ada di area Tasik festival 2015, dimminati pengunjung sebagai tempat berfoto untuk mengabadikan momen berkunjung ke pameran tersebut.

Salah seorang pengunjung dari Cibeureum Mutiara Bulan (14) sengaja mendatangi Tasik Festival selepas pulang sekolah, dan berfoto bersama teman-temannya di depan miniatur Eifel.

"Menarik dan keren. Lihat teman-teman di sosmed (Media Sosial) mengupload foto di depan menara ini, jadi kami juga ingin berfoto di sini," tuturnya kepada Kisatasik, kemarin (28/10/15).
Pengunjung lainnya, Intan Salsabila (15) juga menuturkan hal serupa. Dia menjelaskan, salah satu spot menarik untuk berfoto di Tasik Festival adalah di depan menara tersebut.
"Ya kalau yang aslinya kan di Eropa, mumpung di sini ada miniaturnya, asik juga untuk foto," terangnya.

Direktur PT Link Media Kreatif Dedi Ahdi (Endang) menjelaskan, di tahun ini memang tema dari Tasik Festival lebih menonjolkan identitas Kota Tasikmalaya.
"Seperti menampilkan stan-stan UMKM produk Kota Tasik, lalu menara Eifel yang memang dulunya Kota Tasik memiliki menara ini," ujarnya

Menurut Dedi, pihaknya sengaja mengingatkan kembali dan membangun menara tersebut agar masyarakat mengetahui di Tasikmalaya memiliki menara Eifel.
"Ini miniaturnya. Yang aslinya sekitar 70 meter. tetapi bahannya menggunakan bahan sama yakni bambu," terangnya.

Dia berharap Tasik tempo dulu dan sekarang dapat ditampilkan dan dikenalkan kepada masyarakat , karena banyak potensi yang bisa digali untuk di tampilkan.
"Ornamen-ornamen di pintu masuk pun menggunakan batik, lalu payung geulis agar pendatang dari luar mengenali identitas kreatif ekonomi kota ini," ungkapnya.

Dedi menjelaskan, dalam tasik Festival ini OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemkot juga ditampilkan untuk mengedukasi dan mensosialisasikan program mereka ke masyarakat.
"Jadi event ini bukan sekedar transaksi, tetapi promosi dinas, UMKM, dan juga wahana hiburan bagi keluarga," tandasnya. (JS/KT)

Monday, August 17, 2015

Pawai memperingati hari kemerdekaan Indonesia disepanjang jalan HZ Mustofa Tasikmalaya | Kisatasik

Paway memperingati hari kemerdekaan Indonesia disepanjang jalan HZ Mustofa Tasikmalaya | Kisatasik
Foto by AzisJS/Kisatasik


Kisatasik – Pawai yang berlangsung pukul 11:45 disepanjang jalan HZ.Mustofa Tasikmalaya menyita perhatian bagi para pengguna jalan dan warga sekitar. (17/8/15).


Selain itu pawai yang dipinpin oleh Marcing Band dari Pemerintah kota tasikmalaya juga sempat melakukan aktraksi didepan Living Plaza. Tak heran jika para pengunjung dan warga setempat melihatnya hingga ke bahu jalan.

Tidak hanya dari Marcing Band pemerintah saja yang melakukan pawai tersebut, adapula Siswa/wi SMP dan SMK dari kota Tasikmalaya yang mengikuti pawai untuk memperingati Hari kemerdekaan Indonesia ke 70 itu.

SMPN 1, SMPN 2, SMPN 10, dan SMK 2 Kota Tasikmalaya salah satunya, mereka mengikuti pawai sejak berlangsungnya upacara yang diadakan di Lapangan Dadaha.
Selain siswa SMP dan SMK , pawai tersebut juga dihadiri oleh salah satu komunitas Pencak silat, Barongsai dan Taekwondo di kota Tasikmalaya.

Pawai ini berlangsung dari Lapangan dadaha, Menyusuri Jl.HZ Mustofa dan hingga akhirnya kembali lagi ke Lapangan dadaha.

“Selanjutnya pawai ini akan menyusuri Jl.HZ Mustofa hingga akhirnya kembali lagi ke lapangan dadaha” Ujar salah satu Siswa SMP kepada Kisatasik.

Sebelumnya para peserta upacara juga sempat berkumpul di Gedung kesenian kota Tasikmalaya, dan hingga akhirnya mereka membubarkan diri adapula yang ikut serta dalam pawai di Jl.HZ Mustofa.

Paway memperingati hari kemerdekaan Indonesia disepanjang jalan HZ Mustofa Tasikmalaya | Kisatasik
Foto by AzisJS/Kisatasik
(Kisatatsik/AzisJS)

Saturday, July 18, 2015

Trayek dan Info Angkot di Tasikmalaya | Kisatasik

Trayek dan Info Angkot di Tasikmalaya | Kisatasik
Oke dipostingan saya kali ini, saya (AzisJS) akan mencoba memberikan informasi seputar Trayek Angkot yang beroprasi di Kota Tasikmalaya.

Tujuan saya membuat postingan ini adalah supaya dapat membantu bagi orang-orang yang baru saja atau memang belum tahu Trayek Angkot di Kota Tasikmalaya ini.

Nah untuk lebih jelas tentang Trayek Angkot di kota Tasikmalaya ini, silahkan untuk membaca dan melihat Jenis angkotnya.

Trayek dan Info Angkot 01 di Tasikmalaya | KisatasikAngkot 01 | Awipari – Pancasila
(Terminal Awipari – Lap Karangsambung – Condong – LANUD Cibeureum – Pertamina – Cicurug – Benda  – Jl Sutisna-senjaya – Alun2 Tasikmalaya – Mesjid Agung tsm – Jl Dr Sukardjo – SD Galunggung -Gn Sabeulah – Pasar lama – Jl Cempaka Warna – Jl Paseh – Gn Pereng -Cihideung Balong – JL Tentara Pelajar – SD Citapen – Alun2 Tsm – Pancasila – Jl Cagak Sutisna Senjaya – Pertamina – Lanud Cibeureum -Condong – Karang sambung – Awipari).

Trayek dan Info Angkot 02 di Tasikmalaya | Kisatasik
 Angkot 02 | Nyantong – Pancasila (Tapi tidak masuk ke terminal pancasila)
(Jl.Siliwangi (Unsil) – Jl. Benda – Jl. Sutsen – Jl. Otista – Jl. Dokar – Jl. Galunggung – Jl. Cieunteung – Jl. Jaelani/Gn.Koneng – Jiwa Besar – Paseh – Veteran – Cihideung Balong – Hazet).



Trayek dan Info Angkot 03 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 03 | Kawalu – Pancasila
(Terminal Muncang (Kawalu) – Jl.Perintis Kemerdekaan – Jl. Hazet – Jl. Nagarawangi – Jl. Veteran – Cihiba – Jl. Hazet – Jl. Tapel (Tentara Pelajar) – Jl. Sutsen – Term.Pancasila – Cagak Bebedahan – Sutsen – Jl. Tanuwijaya – RSU – Jl. Tapel – Jl. Hazet – Jl. Perintis Kemerdekaan – Kawalu).



Trayek dan Info Angkot 04 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 04 | Mangkubumi – Pancasila
(Cibanjaran/Cikadongdong (Mangkubumi) – Paseh – Jl. Veteran – Cihiba – Jl. Hazet – Jl. Tapel – Jl. Sutsen – Term.Pancasila -Cagak Bebedahan – Sutsen – Jl.Tanuwijaya – RSU – Jl. Tapel – Nagarawangi – Paseh – Cikurubuk – Mangkubumi).



Trayek dan Info Angkot 05 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 05 | Indihiang – Pancasila
(Indihiang/Parhon (Parakan Honje) – RE.Martadinata – Mitra Batik – Jalan Galunggung – Dokar – Dewi Sartika – Lengkong/Komir Kartaman – Pancasila – Cagak Bebedahan – Sutsen – Tanuwijaya – Tapel – Otista – Dokar – Galunggung – Gn.Sabeulah – Sukalaya – Cieunteung – Mitra Batik – RE.Martadinata – Indihiang).


Trayek dan Info Angkot 06 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 06 | Terminal Bis Type A Tasikmalaya-Leuwidahu – Pancasila
(Terminal Bis Tasikmalaya-Gunung Tujuh-SMA PASUNDAN 2-SMAN2 Tasikmalaya-Leuwidahu – Mitra Batik – Gn sabeulah – SD Galunggung – Jl Dewi sartika- Jl Merdeka ( SMP 3 ) – Pancasila – Jl Cagak Sutsen – JL Tanuwijaya – RSU – JL Tentara Pelajar – SD Citapen – Mesjid Agung Tsm – Jl DR Sukarjo – SD Galunggung – Gn Sabeulah – Mitra Batik – Leuwidahu.SMAN 2-SMA PASUNDAN 2- GUNUNG TUJUH-Terminal Bis Type A).

Trayek dan Info Angkot 07 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 07 | Karangresik – Pancasila
(Sindangkasih – Karangresik – A.Yani – Pancasila – Cagak Bebedahan – Sutsen – Otista – Dokar – Galunggung (kadang ke Cikurubuk dulu) – Mitra Batik – RE. martadinata – Simpang Lima – Moh.Hatta – Karangresik – Sindangkasih).



Trayek dan Info Angkot 08 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 08 | Cilembang – Pancasila
(Cilembang (bekas terminal) – Gunung Koneng – Jiwa Besar – Paseh – Veteran – Cihiba – Hazet – Tapel – Sutsen – Pancasila – Cagak Bebedahan – Sutsen – Dewi Sartika – Cimulu – Dokar – Martadinata – Ir. H. Juanda – Cilembang).



Trayek dan Info Angkot 09 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 09 | Cigeureung – Pancasila
(Cigeureung – Cisalak (balik deu) – Cigereung – Cinehel – Mitra Batik- Jalan Galunggung – Dewi Sartika – Komir Kartaman – Pancasila – Cagak Bebedahan – Sutsen – Tanuwijaya – RSU – Tapel – Otista – Dokar – Galunggung – Mitra Batik – Cinehel – Cigeureung – Cisalak (perum).



Trayek dan Info Angkot 010 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 010 | Gegernoong – Terminal
(Gegernoong (gobras) – Tamansari – Perintis Kemerdekaan(Padayungan) – Sl.Tobing – (kadang ke paseh – veteran – cihiba – nagarawangi – paseh = muter heula) -Cikurubuk – Cilembang – Terminal).




Trayek dan Info Angkot 011 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 011 | Pancasila – Pasir Angin






Trayek dan Info Angkot 012A di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 012A | pancasila – Awiluar
(Awiluar – Cibodas – Purbaratu – Saripin – Bebedahan – Alun2 TSM – Mesjid Agung TSM – Pancasila).






Trayek dan Info Angkot 012B di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 012B | pancasila – Gobang
(Gobang – Cintamanah – Gareumpay – Singkup – Babakan – Pagergunung – Awiluar – Cibodas – Purbaratu – Saripin – Bebedahan – Alun2TSM – Mesjid Agung TSM – Pancasila).




Trayek dan Info Angkot 013 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 013 | Terminal Cikurubuk – Warung Sabeulah





Trayek dan Info Angkot 014 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 014 | Cikurubuk – Tanjung






Trayek dan Info Angkot 015 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 015 | Tanjung- Cibeuti -Kawalu – Cikurubuk-Terminal Bis Tipe A
(Tanjung- Cibeuti –Kawalu – Perintis Kemerdekaan – Sambongjaya – Sl.Tobing – Cikurubuk – Terminal Bis Tipe A (balik lagi dg rute yang sama) .




Trayek dan Info Angkot 016 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 016 | Perum Bumi Resik Panglayungan – Pancasila
(PBRP – Ampera – Mitra Batik – Martadinata – Simpang lima – Cimulu – Komir Kartaman – Pancasila – Cagak Bebedahan – Sutsen – otista – Dokar – Galunggung – Mitra Batik – Ampera – BRP (kapungkur mah ka cilembang).



Trayek dan Info Angkot 017 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 017 | Sindanggalih – Pancasila
(Sindanggalih – Tamansari – Peta – Siliwangi – Dadaha – Tapel – Sutsen – Pancasila – Cagak Bebedahan – Sutsen – Tanuwijaya – RSU – Tapel – Dadaha – Cikalang Tengah – Siliwangi – Cilolohan – Sindanggalih).




Trayek dan Info Angkot 018 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 018 | Indihiang – Pasar Cikurubuk
(Indihiang/Parhon (Parakan Honje) – RE.Martadinata – Ir.H.Juanda – Cilembang – Pasar Cikurubuk).






Trayek dan Info Angkot 019 di Tasikmalaya | Kisatasik
Angkot 019 | Perum Kotabaru – Cikurubuk
(Perum Kotabaru – Jalan Baru – Siluman  – Burujul (Sulesetianegara) – Cikalang Desa – Siliwangi – Cikalang Tengah – Cikalang Girang – Ibu Apipah – Hazet (BCA) – Terusan BCA – Paseh – Cikurubuk (balik lagi dg rute yg sama).



Mungkin hanya itu yang bisa saya berikan mengenai Trayek dan Info Angkot di Tasikmalaya, semoga informasi ini dapat membantu bagi warga Tasikmalaya.

Friday, July 3, 2015

Kendaraan Dinas Polisi Siap ”Tempur” | Kisatasik

Kapolres Tasikmalaya AKBP Susnadi SIK (kiri) mengecek kendaraan dinas Polres Kab.Tasikmalaya yang akan dipakai dalam Operasi Ketupat Lodaya.
foto : DIKI SETIAWAN / KISATASIK
MANGUNREJA – Kapolres Tasikmalaya AKBP Susnadi SIK mengecek kondisi kendaraan dinas ang­gotanya je­lang pe­laksana­kan Ope­rasi Ke­­tu­pat Lo­­daya 2015, jumat (3/7/2015).

Sus­na­di me­­nga­takan pe­nge­cek­an ken­daraan ini bagian dari kesiapan kepolisian untuk mengamankan Lebaran. Bagian kendaraan yang dicek diantaranya meliputi lampu, mesin, GPS, ban, pengeras suara, kebersihan mobil, oli dan radiator.

Beberapa kendaraan pun diuji cobakan untuk test drive supaya kondisi rem dan kestabilannya bisa lebih baik.

“Secara umum kondisi keseluruhan kendaraan dinas Polres Tasikmalaya ini sudah siap untuk melaksanakan Operasi Ketupat walaupun masih ada satu dua kendaraan yang harus diperbaiki. Pengecekan kendaraan ini adalah satu manajemen kesiapan kita sebelum melaksanakan operasi,” ujar Susnadi saat ditemui Wartawan di ruangannya, jumat (3/7/2015).

Wakapolres Tasikmalaya Kompol Efos Satria Wisnuwardhana SIK MIK mengatakan pengecekan kondisi kendaraan dinas Polres Tasikmalaya secara umum kondisinya baik, paling tidak sudah siap untuk melaksanakan operasi ketupat. Cuma ada beberapa kendaraan dari polsek yang kurang perawatan dan banyak yang perlu diperbaiki namun performanya masih maksimal. 

“Kalau saya lihat kendaraan dinas yang dimiliki Polres Tasikmalaya ini bukan termasuk mobil tua namun ini hampir semua mobil baru, Port Ranger tahun 2011. Kalau untuk peremajaan belum, intinya jangan sampai pas operasi ketupat tidak dapat digunakan,” terangnya.

Kebanyakan yang diperiksa yaitu kendaraan milik unit shabara dan lantas karena di dalamnya terdapat radio untuk digunakan komunikasi antar anggota dalam menjalankan tugas. Pengecekan radionya lebih diperhatikan sehingga nanti pada saat komunikasi secara besar-besaran akan mempermudah.

”Polres Tasikmalaya bersama Dishub dan Satpol PP akan berkoordinasi demi kelancaran arus lalu lintas. Mari kita jadikan Tasikmalaya ini adalah kota yang welcome sehingga nanti pemudik yang melewatinya jalur lalulintas akan kondusif,” jelasnya. (Js/KT)

Saturday, June 6, 2015

Lagi, Al Mumtaz Peringatkan Penyelenggara Hiburan Seronok di Tasikmalaya | Kisatasik


Lagi, Al Mumtaz Peringatkan Penyelenggara Hiburan Seronok di Tasikmalaya | Kisatasik  
Kisatasik, Kota Tasikmalaya - Setelah sebelumnya mengunjungi Asia Plaza dan Panitia Jabar Fair 2015, pada hari Rabu (3/6/2015) Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Al Mumtaz) mendatangi Living Plaza dan Panitia Siliwangi Modification Challenge (SMC).

Pasalnya, berdasarkan informasi yang didapatkan dari iklan spanduk, bahwa pada tanggal 5-6 Juni 2015 akan digelar kontes modifikasi motor di Tasikmalaya yang di dalam rangkaian acaranya akan mengadakan Live DJ, Live Band, dan Dancer.
Acara tersebut digelar atas kerjasama Living Plaza dan Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himatansi) Universitas Negeri Siliwangi.

Lagi, Al Mumtaz Peringatkan Penyelenggara Hiburan Seronok di Tasikmalaya | Kisatasik

"Kami datang kesini untuk menanyakan tentang acara SMC. Secara umum kami tidak mempermasalahkan kontes modifikasinya, tapi di situ ada acara tambahan Live DJ, Live Band dan Live Dancer. Kami khawatir dengan Live Dancer karena
yang sudah-sudah pentas tersebut identik dengan pakaian seronok dan goyangan erotis," ujar juru bicara Al Mumtaz, Abu Hazmi kepada Manager Operasional Living Plaza di Jalan KH. Z. Musthofa, Kota Tasikmalaya, Rabu (3/6/2015).

Pihak Living Plaza mengaku belum mengetahui konsep detail acara tersebut. Namun, menurutnya, panitia sudah mengantongi izin kepolisian.

"Kami belum diberitahukan bagaimana konsep Hiburan Live Dancer itu, detailnya masih belum turun. Kami hanya diberitahu akan ada event kontes motor aja, dan pihak kami sudah menyetujui karena mereka sudah dapat izin dari Kepolisian. Panitianya dari Mahasiswa Unsil," jawab Okky HD, perwakilan managemen Living Plaza.

Selang beberapa saat, pihak panitia SMC dihadirkan. Setelah dikonfirmasi tentang akan adanya acara hiburan di event SMC, pihak panitia membenarkan akan di tampilkan acara Live Dance dalam event tersebut.

Aji Fauzi, salah seorang aktivis FPI yang juga mewakili Al Mumtaz memberikan arahan kepada panitia dan pihak Living Plaza agar acara live dance dan DJ dibatalkan karena melanggar norma kesusilaan dan tata nilai.

"Berkaitan dengan Dance, DJ dan hiburan lain, kami khawatir pentas itu menampilkan hal-hal yang melanggar norma kesusilan dan tata nilai. Maka kami konfirmasi, sekaligus memperingatkan jika acara tersebut melanggar norma, maka kami minta untuk dibatalkan saja acara dancenya, karena berpeluang maksiyat dan merusak. Sengaja kami sampaikan hal ini sebelumnya, supaya tidak ada alasan kecolongan," tegasnya.

Ketua panitia SMC, Prama, merespon ajakan pihak Al Mumtaz dan mengaku telah mendapat arahan tersebut dari pihak kepolisian.

"Sebelumnya kami sudah minta izin pihak kepolisian dan mereka juga memberitahu kami agar dalam acara tersebut menghormati nilai-nilai akhlak, jangan menampilkan pakaian seronok dan perilaku yang melanggar norma," jawabnya.

Panitia menegaskan pihaknya siap membatalkan acara jika pada pelaksanaannya terdapat hal-hal yang melanggar.

"Kami akan memperhatikan dan mematuhi ajakan bapak-bapak, kami akan atur semaksimal mungkin agar tidak ada penampilan-penampilan yang melanggar, dan nanti silakan dimonitor pada pelaksanaannya. Jika ada yang melanggar akan
kami cancel," tegasnya.

Jubir Al Mumtaz kemudian memperingatkan pihak panitia untuk menjaga acaranya agar berlangsung sesuai kesepatakan.

"Jika ada pelanggaran, laskar akan turun dan menghentikan acara," tegas Abu Hazmi.

Js/Kisatasik